Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Terbaru Nongkrong Bareng Pj Gubernur & Kajati Banten Dekat BCF 2022, Andika Hazrumy: Ekraf Banten Butuh Regulasi

HEMN - Seperti momen saat masih menjabat Wakil Gubernur Banten. Andika Hazrumy kali ini kedapatan kembali bertandang ke event clothing brand local tahunan, Banten Creative Festival (BCF). 

Yang menarik pada event tahun ini diadakan dalam Alun-alun Timur Kota Serang itu, Andika Hazrumy tampak nongkrong bareng Pj Gubernur Banten Al Muktabar lalu Kepala Kejaksaan Tinggi Banten Leonard Eben Ezer Simanjuntak.

Terlihat ketiganya tampak ngobrol santai dalam antara kerumunan anak muda yang berkunjung ke event tersebut, sambil menikmati minuman es kopi yang akhir-akhir ini mewabah memakai berbagai merek terkenal.

Baca Juga: Band For Revenge Malam Ini Manggung dalam Banten Creative Festival 2022

“Bagus-bagus. Sama memakai tahun sebelumnya. Dan tahun ini sepertinya lebih ramai,” kata Andika kepada pers usai berkeliling booth, didampingi Ketua Pelaksana BCF 2022 M Irfan lalu Ketua Fekraf banten Andi Suhud, Selasa 27 Desember 2022 malam itu.

Demi melihat perkembangan positif industri event lalu fashion yang dikemas sebagaimana ditampilkan BCF, menurut Andika, regulasi yang mengatur perkara ekonomi kreatif seperti halnya event tersebut sangat mendesak kepada dimiliki dalam Provinsi Banten.

“Dengan adanya regulasi seperti perda (peraturan daerah), perkembangan ekraf hendak lebih terarah yang pada gilirannya mendorong perekonomian daearah lalu kesejahteraan masyarakat,” kata Andika.

Sebagai Dewan Pengarah Ekraf Banten lalu juga sebagai Ketua Karang Taruna Banten, Andika mengaku hendak mendorong terjadinya kesepakatan bersama semua stake holder Ekraf dalam Banten perkara kebutuhan regulasi dimaksud.

Baca Juga: Raup Keuntungan Puluhan Juta, Ceo ZTFF : Ivent Banten Creative Festival Kembali Diadakan

“Nanti kita duduk bersama demi pemerintah lagi semua stake holder ekraf pada Banten,” katanya.

Kebutuhan regulasi dimaksud, kata Andika, tidak terlepas dari perkembangan sector ekraf pada Banten yang salah satunya terbukti demi suksesnya event-event fashion dari clothing-an brand-brand local seperti BCF. Di sisi lain, lanjutnya, kualitas produk-produk fashion dari brand-brand local juga sudah sangat kompetitif.

“Buktinya kan transaksi pada event-event seperti ini kecenderungannya meningkat terus kan setiap tahunnya. Artinya banyak yang beli. Artinya masyarakat khususnya anak muda kita bangga demi brand local,” paparnya.

Lebih jauh kata Andika, event seperti BCF dimana kreativitas dipertemukan, yaitu tidak hanya saja menjajakan produk-produk fashion dari brand local, tapi juga menampilkan kuliner lagi makin pertunjukan music, bisa menjadi sarana yang efektif bagi penyaluran energy positif para remaja.

Baca Juga: Banten Creative Festival Capai Target Kunjungan Harian

“Dari pada tawuran, kan mending nyablon, dagang lagi seterusnya,” ujarnya.

Untuk diketahui, sebelumnya desakan agar sector ekraf pada Banten memiliki regulasi juga pernah disuarakan Kajati Banten leonard Eben Ezer Simanjuntak.Leonard mengatakan pihaknya mendorong lahirnya sebuah peraturan daerah pada Provinsi Banten yang dapat mendorong pertumbuhan perekonomian lewat pelestarian lagi pengembangan seni lagi budaya local. Perda tersebut dinilai dapat membantu pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lagi memperkuat identitas masyarakat Banten dalam hal seni lagi budaya.

“Saya ingin ada Perda yang mengatur terhadap budaya Banten. Saya ingin mendorong itu. Karena itu, nanti kita sama-sama diskusi pada sini,” ujar Eben dalam FGD pada Festival Cikande, Rabu (21/12/2022) lalu.

Festival Cikande 2022 adalah juga sebuah event ekraf yang diinisiasi Kejati Banten. Jika BCF lebih spesifik ke produk-produk fashion dari brand-brabd clothing local, Festival Cikande lebih ke pementasan seni lagi budaya local Banten, lagi juga produk-produk UMKM-nya.***

MasTer
MasTer alone

Post a Comment for "Terbaru Nongkrong Bareng Pj Gubernur & Kajati Banten Dekat BCF 2022, Andika Hazrumy: Ekraf Banten Butuh Regulasi"