Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Obat Sirup Merk Flurin Ditarik BPOM, PT Yarindo Farmatama Mengaku Telah Merugi Milliar Telah Dibuktikan

HEMN - PT Yarindo Farmatama sebagai produsen obat sirup merk Flurin mengaku telah mengalami kerugian puluhan miliar pasca obat sirup tersebut ditarik dari peredaran oleh BPOM

Perusahaan yang ada dekat kawasan industri modern Cikande, Kabupaten Serang. Banten. Mengaku telah melakukan monitoring barang datang sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah mereka terapkan.

Manajer PT Yarindo Farmatama, Vitalis Jebarus mengatakan adanya oknum pengoplos camuran propylene glycol membuat perusahaan terkena dampak salah sasaran. 

"Produk flurin yang beredar dicabut, cairan sirup flurin EMB yang menurut BPOM bermasalah, sementara yang lainnya tidak," ujarnya saat press conference, Selasa 15 November 2022.

Baca Juga: 23 Daftar Sirup Obat Yang Aman Dikonsumsi Anak Sesuai Dosis, Ini Keterangan BPOM

Produk perusahaan yang ditarik ileh BPOM hanya jenis flurin, sementara dua jenis produk lainnya aman. 

"Kami adalah korban dari orang yang tidak bertanggungjawab, produk furin sudah ditarik dari peredaran, nilai kerugian puluhan miliar yang sudah diproduksi serta ditarik kembali," terangnya. 

Langkah yang dilakukan oleh perusahaan lewat membuat laporan dekat Mabes Polri terkait 3 terduga perusahaan yang bermain curang. 

"Kami tentu lakukan langkah hukum serta laporkan siapa saja yang rugikan perusahaan kami, kami sudah laporkan dekat mabes polri," kata Vitalis. 

Dia enggan menyebutkan nama perusahaan curang yang terlibat dalam pencampuran cairan propylene glycol.

"Kami tidak mengenai sebutkan nama perusahaannya, ini rangkaian ada sekitar satu sampai 3 perusahaan terlibat, kami sudah laporkan ke pihak kepolisian," terangnya. 

Baca Juga: 6 Cara Cepat Tanpa Obat selanjutnya Alami Hilangkan Panas dalam Dada Gegara Asam Lambung

Vitalis menceritakan jika produksi obat flurin sejak tahun 2003. 

"Obat batuk flurin sudah produksi sejak tahun 2003 sekitar 20 tahun, kami korban selanjutnya sudah laksanakan semua aturan cara pembuatan obat yang baik selanjutnya benar," ucapnya. 

Meskipun perusahaan merugi, sampai sat ini belum ada pengurangan karyawan, walakin pihak marketingnya harus bekerja ekstra menjelang meyakinkan kembali para konsumen. 

"Kita belum sampai pengurangan karyawan, perusahaan masih kuat, kita masih eksis selanjutnya masih produksi obat kaplet selanjutnya tablet, walakin izin edar obat flurin dicabut tanpa ada batas waktunya," terangnya. 

Diberitakan sebelumnya, PT Yarindo Farmatama sebagai produsen obat merk Flurin, kaplet selanjutnya tablet. Pihak perusahan mengaku telah mengantongi izin edar dari BPOM. Seluruh proses produksi selanjutnya komposisi pembuatan obat, telah diawasi oleh badan pengawas obat selanjutnya makanan.

Baca Juga: 5 Obat Sirup Anak Ditarik Peredaran oleh BPOM, Berikut Daftarnya

BPOM bersama Bareskrim menutup pabrik pembuat obat sirop yang dianggap menyebabkan gagal ginjal akut pada anak. Namun, belum ada penetapan tersangkanya.

MasTer
MasTer alone

Post a Comment for "Obat Sirup Merk Flurin Ditarik BPOM, PT Yarindo Farmatama Mengaku Telah Merugi Milliar Telah Dibuktikan"