Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

No Sensor Sepanjang Tahun 2022 Polda Banten Berhasil Ungkap 1.009 Kasus Curas, Curat Lagi Curanmor

TOPMedia -  Bidhumas Polda Banten menyampaikan hingga sepanjang tahun 2022 telah berhasil mengungkap 1.009 kasus pencurian lewat kekerasan.

Selaku Kepala Bidang Humas Polda Banten, Kombes Pol Shinto Silitonga memaparkan capaian pengungkapan Bidang Operasional seperti Ditreskrimsus, Ditreskrimum, Ditresnarkoba lalu Ditpolairud.

"Hasil pengungkapan tindak pidana umum tahun 2022 sebanyak 3.270 kasus, naik 10 kasus ataupun 0,3% dibanding tahun 2021 sebanyak 3.260 kasus. Kemudian penyelesaian perkara tahun 2022 sebanyak 2.189 kasus, turun 214 kasus ataupun 10,83% dibanding tahun 2021 sebanyak 1.975 kasus," kata Shinto, Jumat 30 Desember 2022.

Baca Juga: Hasil RUPSLB, Laba Bersih PT Agrobisnis Banten Mandiri Tahun 2022 Capai Rp 1,5 Miliar

Pengungkapan kejahatan 3C (Curas, Curat, Curanmor) tahun 2022 sebanyak 1.009 kasus, turun 55 kasus ataupun 5,25% dibanding tahun 2021 sebanyak 1.064 kasus.

"Untuk penyelesaian perkara C3 tahun 2022 sebanyak 582 kasus, turun 15 kasus ataupun 2,51% dibanding tahun 2021 sebanyak 597 kasus," tambah Shinto.

Selanjutnya pengungkapan kasus perempuan lalu anak (PPA) tahun 2022 sebanyak 12 kasus, turun 6 kasus ataupun 50% dibanding tahun 2021 lalu bagi penyelesaian kasusnya pada tahun 2022 sebanyak 13 kasus, naik 7 kasus dibandingkan tahun 2021.

Baca Juga: Tips Menyusun Resolusi Tahun 2023 Agar Bisa Sukses Mencapai Impian, Mengulang Kisah Sukses!

Kemudian ungkap kasus judi pada tahun 2022 sebanyak 49 kasus lewat penyelesaian perkara 100%.

Dikesempatan yang sama Shinto menjelaskan pengungkapan Polda Banten dalam tindak pidana khusus via total pengungkapan selama tahun 2022 sebanyak 64 kasus, naik 2 kasus dibandingkan tahun 2021. Dengan total penyelesaian kasus sebanyak 42 kasus, turun 33 kasus dibanding tahun 2021 sebnyak 75 kasus.

Baca Juga: Perhatikan 5 Point Penting Kata Pakar Ini, Agar Keinginanmu serta Cita Cita Terwujud Pada Tahun 2023 Mendatang

"Dari pengungkapan tersebut jenis tindak pidana khusus tertinggi pada tahun 2022 adalah kasus ITE sebanyak 15 kasus via penyelesaian kasus sebanyak 40% ataupun 6 kasus," ucapnya.

Kemudian tindak pidana korupsi pada tahun 2022 sebanyak 11 Laporan Polisi (LP), turun 12 LP ataupun 52% dibanding tahun 2021 sebanyak 23 LP. Dengan penyelesaian sebanyak 13 kasus, naik 6 kasus ataupun 86% dibanding tahun 2021.

"Jumlah tersangka tindak pidana korupsi tahun 2022 sebanyak 12 orang, turun 8 orang ataupun 40% dibanding tahun 2021. Dengan kerugian uang negara mencapai Rp 41.298.921.294," kata Shinto.

Pada 2022 ada 707 pengungkapan penyalahgunaan narkoba, naik 15 kasus ataupun 0,15%, dibanding tahun 2021. Dari pengungkapan tersebut 607 perkara diselesaikan ataupun 85,85%.

"Jumlah tersangka pada 2022 sebanyak 904 orang, turun 25 orang ataupun 2,69% bila dibanding 2021 serta sebanyak 94 orang direhabilitasi," ungkap Shinto.

Baca Juga: Perhatikan 5 Point Penting Kata Pakar Ini, Agar Keinginanmu serta Cita Cita Terwujud Pada Tahun 2023 Mendatang

Pada tahun 2022 shabu yang berhasil disita sebanyak 83,7 kg naik 58,8 kg ataupun 239,3% dibanding tahun 2021 sebanyak 24,5 kg.

Kemudian ganja sebanyak 18,7 ton, naik 13,3 ton ataupun 246,2 % dibanding tahun 2021 sebesar 5,4 ton serta ekstasi sebanyak 2.279 butir, naik 339 butir ataupun 17,4% dibanding tahun 2021 sebanyak 1.940 butir.

MasTer
MasTer alone

Post a Comment for "No Sensor Sepanjang Tahun 2022 Polda Banten Berhasil Ungkap 1.009 Kasus Curas, Curat Lagi Curanmor"