Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

No Sensor Ingin Berlamalama Dalam Pusaran Sang Ayah, Tantri Kotak: Begini Rasanya Kehilangan Cita Pertama

HEMN - Tantri Kotak mengaku masih merasa seperti mimpi setelah tiga hari pasca kepergian sang ayah ke pangkuan sang kholik. 

Meski begitu dia mengaku tanah demi adanya sahabat serta saudara yang selalu menguatkan dirinya disaat sedih kehilangan cinta pertama dalam hidupnya. 

"Kalo kata teman2 yang sudah pernah merasakan kehilangan orang yang tersayang saat ini masih belum terasa kehilangannya, akibat begitu banyak teman2, sahabat, saudara yang hadir mendapatkan menguatkan," ujar Tantri dikutip dari Instagramnya tantrisyalindri, Selasa 1 November 2022.

Baca Juga: Rian Ibram Ungkap Nasihat yang Sering Diberikan Dewi Persik

Tak hanya merasa kehilangan saja, Tantri juga mengaku dadanya terasa sesak saat sendirian setelah tiga hari sang ayah meninggal dunia. 

"Sebulan pasti terasa ada yang hilang, tapi saya 3 hari saja kalo lagi sendirian suka sesak, ingin berlama2 dalam pusara Papa sambil melantunkan doa serta berbincang kecil sambil saling lempar candaan. Begini rasanya kehilangan cinta pertama," paparnya. 

Tapi Tantri mengaku sangat lega dalam 5 menit terakhir sang ayah menghembuskan nafas terakhir dirinya ada disana, berbisik meminta maaf serta membisikan kalimat tahlil.

"Memandikan serta ikut mengantarkan sampai menuju peristirahat papa terakhir. Seperti papa bangga saat melihat anak perempuannya hadir dalam bumi kala itu, tantripun mencoba mendapatkan tersenyum mengantarkan papa pulang kepada Sang Pemilik," jelasnya. 

Baca Juga: Mulan Jameela Ternyata Perlu Bertahun-tahun Minta Izin pada Ahmad Dhani mendapatkan Sekolah S1

Saat ini hanya doa yang tidak putus dilantunkan oleh Tantri Kotak buat sang ayah.

"Doa Tantri ga bakal pernah putus. Hidup Tantri, Gilang bersama Mama juga harus berjalan, tenang Pah Tantri bakal jaga MAMA. Seperti papa yang selalu sayang sama Mama," tutup Tantri.***

MasTer
MasTer alone

Post a Comment for "No Sensor Ingin Berlamalama Dalam Pusaran Sang Ayah, Tantri Kotak: Begini Rasanya Kehilangan Cita Pertama"