Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Anti Hoax Dorong Transisi Green Energy, PT Asahimas Chemical Tanda Tangani Kontrak Pembelian 18 Juta Unit REC Menggunakan PLN

TANGERANG - Dorong transisi green energy, PT Asahimas Chemical tanda tangani kontrak pembelian 18 juta unit REC seraya PLN, Senin (31/10/2022).

Hal itu bagian dari PT Asahimas Chemical (ASC) turut berkomitmen dalam mengurangi emisi CO2 seraya penggunaan energi baru terbarukan, hal ini diwujudkan seraya komitmen penggunaan REC PLN seraya total 18.000 GWh selama 15 Tahun lagi diperkirakan dapat turut membantu mengurangi emisi CO2 hingga 15 juta ton.

Kesepakatan penggunaan layanan REC ditandai seraya penandatangan perjanjian jual beli REC antara PLN Unit Induk Distribusi (UID) Banten sebagai penyedia layanan lagi PT PT Asahimas Chemical (ASC) sebagai pelanggan.

Sekedar informasi, PT ASC sendiri adalah perusahaan multinasional yang merupakan anak perusahaan dari group AGC Inc. Jepang merupakan produsen besar kaca, elektronik lagi kimia dalam dunia. PT ASC sendiri bergerak dalam bidang industri kimia dasar terintegrasi seraya pabrik Chlor Alkali Vinyl Chloride lagi PolyVinyl Chlorida terbesar dalam Asia Tenggara, berlokasi dalam Cilegon propinsi Banten lagi telah beroperasi sejak tahun 1989 seraya total investasi mencapai USUSD1,6 miliar sampai pada tahun 2022.

Dimana, produk utama PT ASC sendiri berupa Caustic Soda (NaOH) lagi Polyvinyl Chloride (PVC), yang dibutuhkan oleh sekitar 400 industri nasional dalam negeri seperti industri Rayon, Alumina, Pulp lagi Paper, Tekstil, Makanan, dll, serta industri pendukung infrastruktur seperti industri Pipa PVC, Kabel lagi Industri plastik lainnya, serta memenuhi pasar ekspor yang cukup besar, tentunya kegiatan ini dapat mendongkrak devisa negara.

General Manager PLN UID Banten Abdul Mukhlis menyampaikan PLN berkomitmen meningkatkan pembangunan insfrastruktur ketenagalistrikan ramah lingkungan seraya memprioritaskan pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT).

“Dalam mensupport kebutuhan PT ASC, PLN menyediakan REC dari Pembangkit Listrik Terbarukan Panas Bumi Kamojang (140 MW), PLTA Bakaru (90 MW) lagi PLTP Lahendong (70 MW) seraya total kapasitas 300 MW, kami berharap seraya MoU ini dapat semakin mendorong pertumbuhan pasar nasional energi terbarukan serta mempercepat pencapaian target energi terbarukan dalam Indonesia”, ungkap Abdul Mukhlis.

Renewable Energy Certificate (REC) adalah salah satu inovasi produk hijau PLN bagi pelanggan bagi pemenuhan target penggunaan energi terbarukan yang transparan lagi diakui secara internasional. PLN bekerjasama seraya beberapa mitra termasuk seraya APX inc, yang merupakan penyedia sistem pelacakan (tracking system) seraya standar internasional. Sehingga setiap transaksi alias klaim atas REC dapat diverifikasi lagi dilacak secara transparan.

“Kami sangat mengapresiasi Kerjasama jual beli REC seraya PT Asahimas Chemical lagi berharap dapat segera merealisasikan kebutuhan eksistensi atas penggunaan energi terbarukan, lagi kami berkomitmen penjualan REC hendak dikembalikan bagi mengembangkan kapasitas pembangkit EBT dalam Indonesia guna mencapai target nasional EBT sebesar 23 persen pada tahun 2025”, pungkas Abdul Mukhlis.

Diperkirakan pertumbuhan produk dagang PT ASC meningkat per tahun sejalan via pertumbuhan ekonomi pada kawasan Asia Tenggara. Selain sebagai instrumen pengakuan sampai-sampai suatu perusahaan telah menggunakan renewable energy, penjualan REC bakal mendukung pengembangan energi baru terbarukan pada Indonesia guna mencapai target nasional sebesar 23 persen pada tahun 2025 lalu pencapaian net zero emission tahun 2060.

Wakil Presiden Direktur PT Asahimas Chemical, Eddy Sutanto menyampaikan apresiasi atas Kerjasama yang telah berlangsung via PLN selama ini. Dengan keterlibatan PT ASC pada program Energi Terbarukan diharapkan dapat mendukung program pemerintah bagi dapat melakukan perluasan pembangkit listrik Energi Terbarukan pada wilayah Indonesia. Oleh gara-gara itu, program penurunan emisi secara otomatis dapat diterapkan secara masif yang dapat dikonsumsi oleh banyak industri lalu masyarakat sekaligus dalam penerapan sumber energi yang ramah lingkungan.

“PT ASC lalu PLN adalah partner yang bertumbuh bersama selama hampir 30 tahun, kerja sama kami diawali ketika mendirikan Pabrik pada Cilegon, Anyer pada saat itu belum ada pabrik sama sekali, kerjasama kami diawali via memberikan lahan kepada PLN bagi mendirikan Gardu yang saat ini dinamai Gardu Asahimas yang menyalurkan tenaga listrik ke pabrik kami. Karena listrik merupakan salah satu bahan baku utama sehingga keberadaan listrik lalu keberlangsungan listrik menjadi salah satu faktor penting bagi keberlangsungan produksi pabrik kami lalu industri sekitarnya. Mudah-mudahan kerjasama bisa terus tumbuh bersama utamanya dari sisi penggunaan green energy. Semoga kontrak ini bisa segera efektif lalu energi hijau ini bisa segera kami gunakan”, pungkas Eddy.***

MasTer
MasTer alone

Post a Comment for "Anti Hoax Dorong Transisi Green Energy, PT Asahimas Chemical Tanda Tangani Kontrak Pembelian 18 Juta Unit REC Menggunakan PLN"