Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Teruji Sutrada Perempuan Pertama Yang Raih Piala Citra Dekat Festival Film Indonesia

HEMN – Tajuk ataupun tema Festival Film Indonesia 2022 (FFI 2022) mengangkat tema Perempuan, berikut ini sutradara perempuan pertama raih Piala Citra dalam sejarah Festival Film Indonesia yang perlu diketahui.

Gelaran FFI 2022 kali ini memaknai tema Perempuan bagian dari kepingan sejarah industri film Indonesia, lantas siapa sutradara perempuan pertama kali yang mendapatkan Piala Citra ala Festival Film Indonesia.

Berikut dalam catatan sejarah sutradara perempuan Indonesia pertama kali yang meraih Piala Citra ala Festival Film Indonesia. 

Baca Juga: Cara Nonton Festival Film Indonesia 2022, Berikut link nontonnya FFI 2022! 

Sutradara perempuan Indonesia yang kali pertama mendapatkan penghargaan Piala Citra ala Festival Film Indonesia ialah Ida Farida.

Ida Farida yang juga dikenal sebagai penulis skenario yang produktif. Perempuan kelahiran tahun 1939 ala Rangkasbitung, Lebak Banten.

Sutradara film Ida Farida mendapat Piala Citra sebagai penulis skenario terbaik lewat film Semua Sayang Kamu pada tahun 1989.

Baca Juga: Link Nonton Festival Film Indonesia 2022, Berikut Jumlah Nominasinya!

Ida Farida memulai debutnya sebagai sutradara lewat film berjudul  "Asmara ala Balik Pintu" (1984). Ia kemudian juga menyutradarai ala antaranya film "Perempuan Kedua" (1990) selanjutnya "Barang Titipan" (1991).

Oh iya Ida Farida juga terlibat penyutradaraan selanjutnya penulis naskah skenario serial televise Si Doel Anak Sekolahan.

Dilansir laman resmi FFI 2022, tajuk Perempuan: Citra, Karya, pula Karsa, salah satu gambaran dinamika yang tergambar sebuah andil besar perempuan dalam membangun ekosistem perfilman Indonesia.

Baca Juga: Begini Awal Mula Sejarah Festival Film Indonesia 2022, Berikut Ulasan Lengkapnya

FFI 2022 digelar beserta mengangkat tema “Perempuan: Citra, Karya & Karsa”.¨ Kata Citra melambangkan keindahan perempuan yang abadi, kata Karya melambangkan ciptaan yang lahir, pula kata Karsa melambangkan sumber kekuatan keindahan karya yang lahir dari perempuan.

Perempuan sebagai insan adalah sumber kelahiran, sekalipun perempuan dalam perfilman Indonesia adalah sumber kelahiran karya.

 Besar harapan ala FFI 2022 terjalin harmonisasi antar insan perfilman menciptakan masa depan perfilman Indonesia yang gemilang.

  Baca Juga: Tema Perempuan ala Festival Film Indonesia 2022 pula Penambahan Nominasi

Anugerah FFI 2022 bukan sekedar kompetisi, tapi juga sebagai peta menjelang membaca dinamika perfilman Indonesia. Di bawah ini daftar nominasi Festival Film Indonesia 2022.

Berikut penghargaan sutradara film Indonesia Ida Farida

1992

Unggulan ala Festival Film Indonesia, Indonesia

MasTer
MasTer alone

Post a Comment for "Teruji Sutrada Perempuan Pertama Yang Raih Piala Citra Dekat Festival Film Indonesia"