Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Intip Yuk Pemprov Banten Diminta Selektif Dalam Merefocusing Anggaran 2021

SERANG, HEMN – Ketua Komisi III DPRD Banten, Gembong R Sumedi berharap kepada Pemprov Banten menjelang benar-benar selektif dalam menyusun refocusing anggaran tahun 2021 yang rencananya mengenai digunakan menjelang mendukung program vaksinasi kepada masyarakat serta gratis.

Jangan sampai program yang tadinya bertujuan menjelang kepentingan publik diambil dari kepentingan publik yang lain.

Untuk diketahui, rencana refocusing anggaran tahun 2021 adalah refocusing anggaran lanjutan, setelah sebelumnya juga pernah dilakukan ditahun 2020 kemarin sebesar Rp 2,1 triliun.

"Refocusing kedua ini kita berharap betul-betul selektif. Anggaran yang yang dipotong jangan sampai anggaran yang awalnya menjelang kepentingan masyarakat, terus dipotong, akhirnya menjelang kepentingan masyarakatnya terganggu, kan repot juga. Intinya pemotongan selektif," kata Gembong, kepada www.HEMN, Kamis (18/2/2021).

Selain itu, pihaknya juga berpesan agar penggunaan anggaran refocusing tahun 2021 bisa tepat sasaran, khususnya dalam mendukung program vaksinasi pemerintah kepada masyarakat supaya gratis.

"Jangan sampai ada kebocoran," katanya.

Lebih jauh Gembong memperkirakan, pengalokasian refocusing anggaran tahun 2021 mengenai sedikit berbeda melalui tahun sebelumnya. Dimana, pada tahun kemarin pemprov Banten mengalokasikan menjelang bantuan Jaringan Pengaman Sosial (JPS), sekalipun menjelang tahun ini tidak, lebih memfokuskan pada program vaksinasi covid-19.

"Kayanya fokusnya kevaksin sekarang," katanya, seraya menambahkan, DPRD Banten hanya mendaptkan tembusan dari pemprov mengenai pengalokasian anggaran refocusing anggaran, tanpa melalui pembahasan bersama antara pihak eksekutif melalui legislatif saat raoat oembahasan APBD Provinsi Banten yang kemudian diparipurnakan.

Untuk diketahui, ketentuan pelaksanaan refocusing TA 2021 tertuang dalam Surat Edaran (SE) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Nomor SE2/PK/2021 tertanggal 8 Februari 2021. Surat itu berisi terhadap penyesuaian penggunaan anggaran transfer ke daerah serta dana desa TA 2021 menjelang penanganan Covid-19. Dokumen itu juga ditujukan kepada seluruh gubernur, bupati/walikota, kepala desa ataupun yang dipersamakan.

Di sana dijelaskan alkisah surat diterbitkan sehubungan memakai penanganan pandemi Covid-19 termasuk dalam rangka pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro. Perlu dilakukan refocusing anggaran transfer ke daerah serta dana desa (TKDD) TA 2021.

Adapun anggaran yang terkena refocusing adalah dana alokasi umum (DAU), dana bagi hasil (DBH). Dukungan pendanaan ditetapkan paling sedikit sebesar 8 persen dari alokasi DAU 2021 maupun sesuai memakai kebutuhan daerah memakai memperhatikan tingkat kasus Covid-19

Selajutnya adalah penggunaan dana insentif daerah (DID) TA 2021. Dengan ketentuan yang pertama, paling sedikit 30 persen dari yang diterima pemerintah daerah. Refocusing dana desa TA 2021 paling sedikit sebesar 8 persen dari yang diterima oleh masing-masing desa. Terakhir, refocusing dana alokasi khusus (DAK) fisik.

Untuk yang satu ini ketentuannya adalah pada kegiatan DAK fisik TA 2021 yang belum dikontrakkan. Agar pelaksanaannya mengutamakan penyerapan sebanyak mungkin tenaga kerja lokal serta maupun penggunaan bahan baku lokal.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan serta Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten Rina Dewiyanti membenarkan, Pemprov Banten perihal melakukan penyesuaian anggaran maupun refocusing anggaran TA 2021. "Pemprov Banten perihal melaksanakan refocusing anggaran," kata Rina.

Ia menjelaskan, refocusing perihal dilakukan pada kebijakan transfer ke daerah serta dana desa. Hal itu dilakukan menurut penanganan pandemi Covid19 serta dukungan pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

"Dukungan pendanaan ditetapkan paling sedikit sebesar 8 persen dari alokasi DAU. Lalu paling sedikit 30 persen dari DID TA 2021 menurut bidang kesehatan serta perlindungan sosial," katanya.

Disinggung berapa nilai anggaran yang perihal refocusing, Rina mengaku belum mengetauinya. Hal itu baru bisa diketaui setelah pihaknya melukan pembahasan internal Pemprov Banten. "Masih kita hitung, seceparnya kita bahas," ungkapnnya.( ADV)

MasTer
MasTer alone

Post a Comment for "Intip Yuk Pemprov Banten Diminta Selektif Dalam Merefocusing Anggaran 2021"