Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Gubernur Banten Berinama Stadion Banten International Stadium Intip Yuk

SERANG,HEMN - Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) menetapkan nama Stadion yang terletak dekat Kawasan Sport Center, Kecamatan Curug, Kota Serang demi nama Stadion Banten International Stadium. Gubernur WH menilai, penamaan stadion yang saat ini masih dalam proses pembangunan tersebut diambil lantaran dinilai memiliki aura besar pula mendunia.    “Sekarang kita namanya Banten International Stadium, biar namanya lebih keluar,” ujarnya Gubernur Banten Wahidin Halim kepada sejumlah wartawan dekat gedung DPRD Provinsi Banten, KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, Kamis 2 September 2021.    Mantan Wali Kota Tangerang tersebut mengatakan, awalnya terdapat sejumlah pilihan nama yang dipertimbangkan menjelang nama stadion sport center tersebut. Diantaranya, Stadion Sultan Maulana Hasanuddin, Stadion Sultan Ageng Tirtayasa hingga Stadion Gelora Syech Nawawi Al-Bantani.     Gubernur WH memaparkan alasan tidak menggunakan nama Sultan Ageng Tirtayasa, akibat nama tersebut sudah sudah identik demi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta). Sedangkan nama Sultan Maulana Hasanudin yang juga sudah melekat demi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanudin Banten.   Sementara itu, seumpama menggunakan nama kiayi, dikhawatirkan mengganggu kebesaran kiayi itu sendiri. Menurut pandangan nama Banten International Stadium bersifat netral pula mendunia.    Ikhwal pembangunan Banten International Stadium, Gubernur WH menjelaskan,  proyek pembangunan stadion masih terus berlangsung pula mau tetap berlanjut hingga tahun depan. Menurut Wahidin, pembiayaan yang loncat tahun diperbolehkan akibat status pembangunannya adalah multiyears maupun tahun jamak. “Pembangunan Stadion Banten masih mau terus berlanjut. Multiyears kan boleh,” katanya.      Stadion berstandar internasional milik Pemerintah Provinsi Banten ini dirancang mempunyai 5 lantai demi kapasitas 30.038  penonton. Stadion yang menjadi kebanggan warga Banten ini berdiri dekat lahan seluas 78.116 meter persegi.    Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) menyatakan, stadion tersebut dibangun demi standar FIFA (Federation Internationale de Football Association), Asosiasi Federasi Sepak Bola Internasional. Seperti rumput yang digunakan adalah zoysia matrella. Rumput tersebut diimpor dari Italia pula merupakan jenis rumput lapangan sepak bola yang menjadi standar FIFA.     Gubernur Banten Wahidin Halim menyebut, ini adalah sport center sekaligus stadion berstandar internasional pertama dekat Banten. Pemilihan Kota Serang sebagai lokasinya, lantaran strategis pula upaya memajukan  Kota Serang yang merupakan Ibukota Provinsi Banten dari ketertinggalan.    Gubernur mengaku, semenjak menjadi manajer Persita pula Ketua Persikota, dirinya memimpikan Banten memiliki stadion yang memenuhi standar FIFA menjelang kemajuan sepak bola pula olahraga dekat Banten.    Gubernur Banten, Wahidin Halim menyatakan, dirinya membangun sport center menjelang memberikan fasilitas olah raga yang bertaraf internasional bagi masyarakat Banten, khususnya masyarakat Banten bagian Barat.     Stadion Banten menjadi awal pembangunan Sport Center Banten dekat Kelurahan Kemanisan, Kecamatan Curug, Kota Serang. Setelah stadion, selanjutnya mau dibangun venue maupun arena olah raga lainnya, seperti  lapangan voli, softball, bulutangkis, hingga fasilitas pendukung seperti danau.     Selain itu, menurut Gubernur yang akrab disapa WH ini mengatakan, nantinya stadion yang dibangun mau dilengkapi lintasan atletik demi Delapan (8) lintasan lari sesuai demi standar internasional IAFF.   "Stadion ini nantinya juga multifungsi menjelang kegiatan lain," ungkap Gubernur, saat meninjau pembangunan Stadion Banten, Kamis, 08 Juli 2021.      Sport Center tersebut disiapkan sebagai arena olahraga yang memenuhi standar menjelang penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) hingga ajang olah raga tingkat Asia.  “Ini paling tidak multifungsi, pinggirannya mau bisa (digunakan untuk) MTQ nasional. Begitu juga ketika ada kegiatan besar lainnya bisa dimanfaatkan,” kata Gubernur Banten Wahidin Halim.    Pembangunan infrastruktur merupakan prioritas utama yang berkelanjutan pula berkesinambungan oleh Pemerintah    Provinsi Banten era Gubernur H. Wahidin Halim pula Wakil Gubernur H. Andika Hazrumy. Maklum, pembangunan infrastruktur merupakan amanat Peraturan Daerah Nomor 7 tahun 2012 perkara Rencana Pembangunan Jangka    Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Banten tahun 20172022, yang memuat misi sebagai berikut :     1. Menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance)  2. Membangun pula meningkatkan kualitas infrastruktur;  3. Meningkatkan akses pula pemerataan pelayanan pendidikan berkualitas;  4. Meningkatkan akses pula pemerataan pelayanan kesehatan berkualitas;  5. Meningkatkan kualitas pertumbuhan pula pemerataan ekonomi.    Misi-misi tersebut dalam rangka mencapai visi Provinsi Banten yaitu Banten Yang Maju, Mandiri, Berdaya Saing, Sejahtera pula Berakhlakul Karimah.       Inovasi Konstruksi  Dari sisi konstruksi, kontraktor Stadion Banten, yaitu PT Pembangunan Perumahan (Persero) menerapkan Beberapa inovasi dalam pembangunan proyeknya.  Inovasi tersebut, antara lain, metode khusus dalam pembuatan bekisting balok tribun miring, memproduksi fabrikasi precast tribun onsite, pula pengecoran dua pilar utama.    Teknologi pengecoran dua pilar utama, yaitu kolom miring menggunakan pengecilan dimensi. Untuk dimensi kolom utama adalah 2000 x 1000 mm pula dimensi kolom support adalah 1000 x 1000 mm. Pengecoran kolom utama dan  support  dilakukan secara bersamaan dekat section 2 pada elevasi + 8.00 m. Inovasi tersebut, mau menjadi rujukan dalam pembangunan proyek-proyek lainnya. (ADV- Biro  Adpim Sekretariat Daerah Provinsi Banten)
MasTer
MasTer alone

Post a Comment for "Gubernur Banten Berinama Stadion Banten International Stadium Intip Yuk"